
Dara melangkah pasti diantara pandangan sekian pasang mata. Senyum mengembang dari lantai satu hingga lantai dua tempat dia bekerja. Ketika dara telah berlalu, senyum balasan mereka masih ada meski tinggal sisa-sisa. Tubuhnya tidak seberapa tinggi namun proporsi. Padat, sedikit gemuk namun menebar aura sexy. Kata orang sekantor, menatap dara sembari membalas senyumannya adalah bagian dari menu sarapan pagi. Hormon nya mengalir kencang di setiap lintasan syaraf, memantik imajinasi setiap lawan jenis yang memandang. Statusnya masih lajang, namun kesan mahal membuat kaum lelaki ragu-ragu mengisi daftar antrian.
Para pemilik mata hati tak berani menatapnya. Salah bicara bisa membuat sepasang matanya berkaca-kaca. Diantara riuhnya dunia, dibalik canda tawa dan rasa percaya dirinya yang luar biasa, terdengar mantra halus yang mengalun lembut bersama hembusan angin, bermuara dari rumah hati yang sejatinya sepi, “aku ingin dicintai”.
+ + + + +
Cinta Lelly dengan kekasihnya yang pemain band kandas di tengah jalan. Kisah asmara dedi dengan seorang presenter tv juga cuma bertahan dalam hitungan bulan. Keduanya sempat merasa berjalan di atas awan ketika memenangkan ketatnya persaingan. Meski diselimuti rasa percaya tidak percaya, mereka tetap saja melompat-lompat kegirangan. Langit bak berpijar warna-warna, kupu-kupu seketika hadir menyambangi bunga demi bunga. Saat itu mereka adalah makhluk paling berbahagia di dunia.
Namun hari demi hari yang berjalan kemudian, sedikit sekali tembang kemesraan yang terdengar. Pertengkaran demi pertengkaran menjadi saksi bisunya malam. Perlahan-lahan mulai sirna kekaguman, sementara cinta tiada jua tumbuh mengembang. Langit seketika menjadi sepi tanpa bintang.
Cinta pun berakhir tanpa sempat terlahir. Kecewa dan sakit hati menjadi cerita utama buku harian.
+ + + + +
Seseorang nyaris tenggelam di telaga cinta, sebelum seorang pertapa yang menjadi juru kunci telaga menyelamatkannya.
“Terima kasih”, kata orang itu.“Tidak masalah, itu sudah menjadi tugasku” kata sang juru kunci, “Aku tidak akan membiarkan seorangpun tenggelam ke dasar telaga, karena cinta hadir untuk membebaskan siapa saja yang larut kedalamnya”
“Sebelumnya aku tak menyangka akan bertahan sejauh ini, aku pikir sakit hati karena sikap yang tak berkenan sudah cukup menjadi alasan bagiku untuk meninggalkannya”
Sang juru kunci tersenyum, “Mengagumi adalah karena sisi baik, sudah pasti kecenderungannya tak akan bertahan lama. Sakit hati dan kecewa akan menanti sesudahnya. Mereka adalah yang bermain di tepian telaga, mereka yang ingin bahagia namun takut sakit hati, mereka yang hanya ingin bertemu sisi baik namun mengingkari sisi buruk yang dicintai. Akhirnya mereka jua lah yang terhempas batu karang, berkabut derita panjang dan tak pernah menemukan cinta. Beruntunglah mereka yang mampu mengendalikan kekaguman, yang berkenan menelusuri kekurangan. Mereka lah yang akan bertahan, yang akan menemukan cinta di sarang peraduan”.
“Bukankah itu berarti mencintai tapi tidak dicintai ?”
“Mencintai dan dicintai adalah hal yang sama, berlaku pada ruang dan waktu yang sama pula. Pada saat dirimu mencintai, pada saat yang sama semesta sedang mencintai dirimu. Lihatlah sekelilingmu, semuanya bergerak mencintaimu dengan cara yang berbeda-beda. Sungguh sayang kebanyakan manusia hanya terpaku pada obyek yang dicintai. Apakah mencintai tapi berharap dicintai bisa dianggap sebagai mencintai ? Dimanakah syair ketulusan hati ?”
+ + + + +
Dara bertemu dengan seorang klien yang kaku dan keras kepala. Karena tuntutan pekerjaan dia menjalaninya dengan sedikit perasaan terpaksa.
Ketika peluang untuk menyatukan dua pemikiran semakin tak ada, perlahan-lahan hati mulai bicara. Hari demi hari, waktu demi waktu, terjalin ikatan emosi diantara keduanya. Dara mulai melihat sisi yang lain, sisi yang tersembunyi dari klien nya. Hubungan mereka berdua berkembang ke arah yang berbeda. Dara mulai terbiasa dengan kekakuan dan keras kepalanya, dia sudah bisa menerima. Bahkan hatinya jatuh tanpa pernah dia duga sebelumnya. Berbeda dengan yang pernah terjadi pada masa lalunya, kisah asmara dara kali ini berjalan lebih lama. Menelusuri kekurangan dan tak mudah terpedaya kekaguman, ternyata mampu mengobati sakit hatinya di masa lalu. Cinta yang baru telah hadir untuk mengubur cinta yang lama. Dara tak lagi terjebak oleh pesona, kali ini dia terpedaya oleh cinta. Perlahan-lahan tubuhnya tenggelam di telaga cinta.
Ketika teman-temannya berkata, mereka tidak melihat sosok seperti yang biasa dara lihat di drama korea, mereka tidak melihat sosok atletis seperti yang biasa dara lihat di tabloid olahraga, mereka tidak melihat sesuatu yang istimewa, dara hanya mengucap sebaris kata yang sederhana, “aku hanya ingin dicintai sepenuh hati”
Beruntunglah mereka yang patah hati,
karena memiliki kesempatan untuk jatuh cinta lagi
Namun cinta yang baru tak akan pernah datang,
jika cinta yang lama belum termaafkan
**********************************************************


