
Dimata teman-temannya si smith adalah pecundang. Dalam satu ruang divisi pemasaran yang terdiri dari tujuh orang, smith memiliki kriteria yang komplet untuk mewakili sisi buruk setiap orang. Dia dianggap menjengkelkan, terkenal paling tidak disiplin, dan sulit diajak bekerja sama alias semaunya sendiri. Dia juga dinilai tidak memiliki insiatif dan memiliki pola berpikir yang sangat berbeda dengan rekan satu tim nya. Dalam waktu senggang smith sering menjadi topik pembicaraan, obrolan ringan yang berujung penilaian dan penghakiman. Namun di lain waktu smith adalah bahan bercanda dan ejekan. Sering membuat teman kerjanya tertawa dan terhibur karena kebodohannya.
Dimata divisi lain dan top manager, divisi pemasaran adalah tim yang solid dan hebat. Selalu melampaui target penjualan, tak ada persaingan yang tak dimenangkan. Eksistensi produknya di berbagai segmen pasar diakui oleh para kompetitor. Namun tidak seorangpun dari mereka yang tahu, bahwa prestasi tersebut diraih oleh sebuah tim kerja yang terdiri dari enam orang hebat dan satu pecundang. Seandainya tahu pun mereka belum tentu akan mempercayainya.
Suatu hari perilaku buruk si smith dilaporkan oleh salah satu dari rekan kerjanya pada atasan. Tak lama berselang si smith mendapat surat perintah untuk segera angkat kaki alias di phk. Penggantinya adalah seorang yang memiliki sikap disiplin yang tinggi, berinsiatif kuat dan sangat kooperatif. Namun perkembangan selanjutnya sungguh diluar dugaan. Semakin sering terjadi gesekan dan benturan ego yang berujung kesalahpahaman. Kekompakan yang telah terjalin sekian lama semakin memudar. Hasil kerja tim kian hari kian mengecewakan. Target tak pernah lagi tercapai, apalagi terlampaui. Memaksa para top manager untuk melakukan evaluasi besar-besaran.
+ + + + +
Di luar lapangan maradona dikenal berperilaku buruk. Perlu kesabaran tingkat tinggi untuk bisa menerima keberadaannya di ruang ganti, seperti yang dilakukan si pelatih dan sepuluh temannya di piala dunia 1986 mexico.
Namun di atas lapangan sikap individualistisnya berpengaruh besar dalam menentukan hasil akhir. Kebesaran hati sang pelatih dan sepuluh pemain lainnya ikut berperan menciptakan kebersamaan yang menakjubkan. Mereka menjadi jawara, berkuasa di singgasana selama empat tahun. Sebagian yang fanatik menyebut maradona sebagai titisan dewa, para kritikus berebut memujinya setinggi langit. Tak ada satupun dari mereka yang berbicara tentang sisi buruknya. Untuk tahun-tahun berikutnya maradona tak pernah berhenti menghiasi media, namun tidak bagi teman-temannya yang berlapang dada ikut menyebutnya sebagai legenda.
+ + + + +
Seseorang akan kehilangan cita rasa kopi andai gula dituangkan secara berlebihan. Hujan yang turun terus menerus tiada henti akan mengganggu aktivitas manusia, bahkan besar kemungkinan mengakibatkan terjadinya banyak bencana. Manusia akan kehilangan kehidupan andai matahari tak berhenti bersinar selama dua puluh empat jam penuh. Siang dan malam laksana gambaran tentang kebaikan dan keburukan yang merujuk pada takdir semesta bertajuk keseimbangan.
Mengingkari sisi buruk orang lain sama artinya dengan mengingkari sisi buruk diri sendiri. Menilai dan menghakimi sisi hitam pada orang lain hanya menjebak diri pada konstelasi sisi putih yang hanya bersifat simbolis. Yang pada akhirnya menjauhkan diri dari makna kedalaman dan melahirkan sikap fundamentalis.
Enam orang tim pemasaran tak menyadari bahwa sisi buruk mereka terwakili dalam diri si smith. Mereka lebih tertarik memberi penilaian dan penghakiman dibanding bercermin. Ketika smith angkat kaki, sisi buruk muncul dan menyebar dalam ego masing-masing. Tak ada lagi kekompakan, chemistry menghilang karena kebaikan dan keburukan kehilangan keseimbangan.
Maradona adalah manusia biasa, sisi baiknya yang luar biasa sama besar dengan sisi buruknya. Keseimbangan dalam wujud kebersamaan tercipta karena sang pelatih dan teman se-tim nya bisa menyikapi keduanya, bukan sekedar menilai atau menghakimi sisi buruk sang legenda. Andai mereka tak berbesar hati, andai maradona adalah seorang yang biasa-biasa saja, mungkin argentina tak pernah menjadi juara.
Ada kebaikan karena ada keburukan
**********************************************************


No comments:
Post a Comment